27 Warga Kabupaten Tegal Diberi Ganjaran Kekancingan oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat – Panturapost.com | Tegal Info

27 Warga Kabupaten Tegal Diberi Ganjaran Kekancingan oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat – Panturapost.com | Tegal Info

SLAWI – Sebanyak 27 warga Kabupaten Tegal diberikan key award oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Minggu (21/8/2022), di Aula Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal.

Menurut Pangeran Arya Widodo Notonegoro Sunan Pakubuwono 13 mewakili Kasunanan Surakarta Hadiningrat, penghargaan Kekancingan diberikan kepada 27 warga yang mengabdikan diri untuk melestarikan budaya luhur.

“Gelembung-gelembung itu memiliki makna simbolis bagi mereka yang ditekuni, tujuan utama mengetahui jati diri mereka. Batik, keris, dan wayang kini telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya, jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk menerima peradaban itu sebagai bentuk simbol yang terus dilestarikan,” ujarnya.

Pangeran Arya Widodo juga menekankan kepada para penerima Kekancingan Awards bahwa diadakan Kintaka Prasetya, mereka dapat menabur minimal 1 tahun dan dapat mengikuti acara di keraton Surakarta Hadiningrat.

Menurut KRT Purwo Sasongko, Penasehat Paguyuban Kusuma Handdrawina, Abdi Dalem dan Sentono Dalem dari Keraton Surakarta Hadiningrat, seusai Anugerah Kekancingan, rombongan keraton ke Makam Agung Sunan Amangkurat I di Desa Pesareo, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal untuk tampil prosesi ritual jamasan.

“Arak-arakan ini dilakukan setiap tahun oleh keluarga dan kerabat Keraton Surakarta, dimulai dari karnaval dengan cukuk lampah, beberapa abdi dalem Keraton Surakarta membawa jala dan pengiring lainnya,” kata Purwo.

Purwo menambahkan, acara dilanjutkan dengan pembacaan dzikir dan doa tahlil, shalawat nabi dan simbol arak-arakan penggantian jala atau kerudung penutup makam Sunan Amangkurat Agung.

Acara terakhir, rombongan keluarga dan kerabat Keraton Surakarta, ke makam Pangeran Benowo di Desa Balamoa, Kecamatan Pangkah. Pangeran Benowo dikenal sebagai putra Sultan Hadiwijaya atau lebih dikenal dengan Jaka Tingkir dari Pajang. Sejak kecil ia menerima ilmu agama Islam dari Sunan Kudus dan Sunan Kalijaga.

Editor: Muhammad Abduh

Baca juga : Berita Tegal