Bagaimana Cara Membangun Personal Branding di Social Media? | Tegal Info

Bagaimana Cara Membangun Personal Branding di Social Media? | Tegal Info

Di era jejaring sosial yang mendominasi segalanya seperti saat ini, perlu untuk menampilkan diri di depan banyak orang dengan citra yang baik.

Misalnya, Anda adalah pemberi pengaruh maka Anda harus tahu cara membangun merek pribadi sehingga Anda dapat mencapai kerjasama yang sesuai dengan kualifikasi dan kemampuan Anda.

Nah, artikel ini akan membahas pengertian dan cara membangun self-branding.

Pembahasan disini cocok banget buat kamu yang masih pionir pemberi pengaruh pemula dan mereka ingin bekerja dengan merek dengan cepat.

Ayo, siapkan alat tulismu agar kamu bisa menuliskan semua hal penting untuk dipelajari!

Sebenarnya, apa itu personal branding?

Sebelum kita masuk ke pembahasan utama tentang cara membangun merek pribadiPertama, mari kita bicara tentang arti dari istilah ini.

Secara umum, apa yang disebut merek pribadi adalah cara untuk mempromosikan diri Anda serta segala bentuk pencapaian diri dalam karir Anda.

Jika Anda tidak memiliki pengalaman, itu berarti mempromosikan keterampilan yang Anda miliki. Keterampilan ini tidak hanya teknis, tetapi juga teknis keterampilan lunak. Salah satu hal yang penting adalah menunjukkan kemampuan kinerja publik.

Apa pentingnya membangun merek pribadi?

Sebelum mengetahui caranya, pahami dulu bahwa ada beberapa hal penting yang perlu Anda mulai lakukan sejak dini.

Ayo, lihat!

1. Banyak yang lebih mempercayaimu

Salah satu manfaat penting dari promosi diri adalah orang lain menjadi lebih mengenal citra diri Anda. Jika Anda sedang membangun merek pribadi Dengan bermain di media sosial, banyak orang akan mengenal Anda meskipun belum pernah bertemu secara langsung sebelumnya.

Orang akan percaya bila apa yang Anda tampilkan adalah citra atau kepribadian yang baik. Lain cerita jika Anda benar-benar menunjukkan hal-hal buruk, maka orang lain akan memiliki pendapat negatif tentang Anda.

2. Belajarlah untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda

Kemudian, ketika Anda melakukan promosi diri, Anda akan belajar untuk selalu tampil percaya diri. Dengan kata lain, Anda juga perlu memperbaiki diri agar selalu bersemangat. Ini berarti Anda juga perlu merasa percaya diri dengan keterampilan yang Anda miliki.

3. Dapat memperluas jejaring sosial

Di era seperti sekarang ini dimana semuanya serba digital, personal brand bisa membuat Anda lebih dikenal banyak orang. Dengan begitu, Anda akan bertemu banyak orang lain. Dari situ akan terbentuk jaringan luas yang akan menguntungkan Anda.

Jaringan ini akan berguna bagi Anda ketika Anda ingin mencari peluang baru untuk kerjasama dan hubungan.

Jangan pernah meremehkan jaringan yang Anda buat karena Anda tidak bisa mendapatkan banyak pekerjaan hari ini hanya dari keterampilan teknis saja.

Tidak ada gunanya jika Anda memiliki keterampilan teknis yang mumpuni dan tidak ada yang tahu tentang kemampuan itu.

Lalu, bagaimana cara membangun personal branding?

Ada beberapa cara atau tips yang bisa Anda gunakan untuk membangun sebuah merek pribadi. Cara-cara di bawah ini akan disesuaikan dengan situasi di era digital seperti sekarang ini.

1. Memilih segmentasi saat ingin memulai promosi diri

Seperti halnya promosi produk, Anda juga perlu menentukan segmentasi saat ingin ditingkatkan merek pribadi publik. Anda harus memilih pasar secara kreatif.

Pasar-pasar ini adalah orang-orang yang akan Anda kunjungi. Misalnya, Anda adalah influencer kecantikanmaka Anda perlu membidik pasar yang tepat, misalnya wanita.

Tunjukkan hal-hal yang berhubungan dengan preferensi mereka.

2. Buat portofolio atau rekam jejak

Salah satu hal penting setelah menentukan segmentasi merek pribadi Yang ingin Anda tuju adalah membuat portofolio atau rekam jejak yang menarik.

Saat ini, keterampilan atau kemampuan yang Anda miliki dapat diketahui melalui portofolio atau catatan Anda.

Misalnya, Anda adalah pengaruh perjalanan, maka Anda perlu membangun portofolio dengan perjalanan yang mengasyikkan. Caranya adalah dengan membagikan berbagai perjalanan yang telah Anda lalui di media sosial.

Juga jika Anda adalah pemberi pengaruh modemaka sangat penting untuk menunjukkan konten Anda yang sedang digabungkan.

Ada begitu banyak platform yang dapat Anda gunakan untuk membuat portofolio ini. Selain itu, saluran digital khusus membantu merek pribadi Anda dapat mengakses dengan mudah dan terkadang gratis.

Anda hanya perlu mengemasnya sekreatif mungkin.

3. Gunakan berbagai jejaring sosial

Seperti dijelaskan di atas, portofolio akan terlihat oleh orang-orang saat Anda membagikannya. Karena ini adalah era digital, yaitu cara membangun merek pribadi adalah berbagi portofolio dengan memaksimalkan penggunaan media sosial.

Ada banyak jejaring sosial menggunakan. Misalnya kamu bisa menggunakan Instagram, Twitter, YouTube, hingga aplikasi Tiktok yang kini sudah banyak penggunanya.

Ingatlah bahwa orang akan mulai menilai sikap Anda dan juga kekuatan kreatif Anda ketika Anda membuat konten melalui media sosial. Oleh karena itu, jadikan media sosial sebagai media untuk menyebarkan hal-hal positif, bukan hal-hal negatif yang akan merusak reputasi Anda.

4. Membangun jaringan dan langkah-langkah kerjasama

Seperti yang telah dijelaskan di atas, salah satu manfaat membangun merek pribadi adalah untuk memudahkan Anda memperluas jaringan atau jaringan. Sekarang, jaringan Anda dapat menjalin ini dengan banyak media. Itu bisa konvensional atau virtual.

Cara konvensional bisa dari kenalan langsung dengan menghadiri seminar, rapat, acara dan lain-lain. Selain itu, Anda juga dapat membangun jaringan online mengikuti akun yang dapat mendukung upaya tersebut merek pribadi-milikmu.

Tentang cara membangun jaringan online on lineikuti saja akun media sosial pemberi pengaruh yang relevan. Bisa dari samping nilai-miliknya, cerukatau aspek lain yang masih berhubungan dengan usaha merek saya sendiri.

Dari akun yang Anda ikuti, Anda dapat menjelajahi atau mengadopsi metode branding yang mereka gunakan. Namun, ada satu hal yang Anda butuhkan untuk memahami strategi ini merek orang lain belum tentu menghasilkan hasil efektif yang sama. Namun, tidak ada salahnya untuk mencobanya terlebih dahulu.

Ingat, amati, tiru, dan modifikasi!

Setelah Anda dapat membangun merek melalui jaringan, maka langkah selanjutnya adalah berkolaborasi dengan jaringan. Cobalah bekerja sama dengan mereka untuk menciptakan wawasan baru atau ide-ide baru yang mendukung langkah positif yang sedang Anda kembangkan.

5. Sesuai dengan karakteristik Anda

Salah satu tips yang perlu diingat saat membangun a merek pribadi adalah konsistensi dengan karakteristik Anda sendiri. Mengapa ini penting?

Saat ini, sangat penting untuk konsisten dengan citra diri Anda saat tampil di depan umum. Ketika Anda konsisten menerapkan self-branding A, orang akan dengan mudah mengenali Anda sebagai A.

Berbeda jika Anda mencoba menggunakan banyak gambar di depan orang lain. Penonton pasti akan kesulitan menangkap, memahami, mengenali atau mengingat keunikan khusus yang ada pada diri Anda. Bahkan mungkin mereka akan berpikir bahwa Anda tidak memiliki identitas diri.

Jika Anda konsisten, Anda dapat belajar bahwa proses menciptakan persona publik bukanlah hal yang instan. Ada hal-hal yang harus Anda lalui dengan semua pasang surut Anda. Jadi, tetapkan konsistensi dan bersabarlah dalam mengejar self-branding Anda.

Apakah membangun merek pribadi itu sulit?

Itulah cara membangun personal brand yang telah kami rangkum untuk Anda coba.

Proses membangun citra positif di masyarakat tidak selalu berjalan mulus, ada kendala dan tantangannya.

Namun, tidak perlu khawatir selama apa yang Anda lakukan tidak buruk atau merugikan orang lain.

Bersikaplah rendah hati dan lakukan hal-hal secara proporsional.

Selamat mencoba dan selamat mencoba!


Temukan lebih banyak inspirasi tentang influencer marketing, influencer di jejaring sosial dan sebagainya hanya di influencer101.id

Baca Juga : Berita Tegal