Benda-benda Peradaban untuk Pengetahuan – Info Tegal | Tegal Info

Monolog panjang oleh Joanna Dores Markonah membuat seribu orang terdiam. Ia hanya menatap wajah sahabatnya itu. Bagi Markonah, kepintaran kedua temannya itu luar biasa dibandingkan para pejabat terpelajar di daerahnya. Saat Markonah akrab, kecerdasannya di bawah tanda Joan Dores dan Flavia. Jika mereka kehilangan ketenangan, mereka buru-buru mengalahkan nafsu mereka. Ujung-ujungnya, Markonah hanya memenangkan segepok uang tanpa sepengetahuannya.

Bagi Markonah, Jeanne Dores dan Flavia diibaratkan sebagai destinasi yang menawarkan keindahan dan kesegaran. Ini adalah pembawa pesan sains yang tidak jauh dari “konsumen” mereka. Jeanne Dores dan Flavia diibaratkan sebagai taman membaca, harta karun pengetahuan untuk dijelajahi. Di hadapan mereka, Markonah merasa tunduk pada sistem perlindungan pribadi di sekitar semua seluk beluk peradaban lokal yang mengelilinginya.

Joanna Dores menghembuskan asap rokok. Markonah meminum setengah dari kopinya. Melalui ruang kafe, pengunjung museum semakin banyak. Untungnya, Joanna Dores sudah memiliki tiket bulanan, jadi Anda tidak perlu khawatir mengantri di loket pembelian.

Sebelum Museum Capitoline, Markonah bercita-cita memiliki museum di kawasan itu, yang merupakan simbol kewibawaan pemerintahan, dan diharapkan tidak kalah dengan kemanusiaan para bangsawan Roma. Koleksi barang yang ditawarkan sebagian besar merupakan hasil industri logam dalam negeri. Pemikiran Markonah sedemikian rupa sehingga menganggap Tegal dikenal sebagai “Jepangnya Indonesia”.

Markonah juga berharap agar bangunan tua, patung kuno, artefak, prasasti, dan benda-benda peradaban masa lampau tidak hanya ditampilkan melalui gambar di buku. Orang tidak boleh tertipu, tetapi bukti sangat penting bagi sains.

Pola pikir Markonah sudah berkembang sejauh ini, namun ia merasa ragu bahwa perintis di bidang tersebut adalah mimpi yang nyata. Dalam benak pikiran mereka, para seniman hanya fokus pada tubuh, tetapi mereka telah merasakan barang-barang dari peradaban leluhur mereka. Markonah melahap cinta!

Lanjutan…..

Baca juga : Berita Tegal