Buku Antologi Puisi “Brebes Teyeng” Sebagai Penyemangat Kita  – Info Tegal | Tegal Info

PENDEK – Buku antologi puisi “Brebes Teyeng” karya tiga tokoh budayawan besar akhirnya diulas oleh sastrawan dan akademisi di Kabupaten Brebes, Selasa (7/3/2023).

Bedah buku disampaikan Balai Brebes di Kanjengan di hadapan Novelis Ronggeng Dukuh Paruk, Ahmad Tohari, yang juga penerima Penghargaan Sastra Asia Selatan.

Plt Wabup Brebes, Urip Sihabudin mengatakan, buku “Brebes Teyeng” merupakan semangat Pemerintah Kabupaten Brebes untuk mewujudkan Kabupaten Brebes yang mampu dan bisa dibandingkan dengan daerah lain. Kata “Teyeng” sendiri menurut Kamus Bahasa Brebesan merupakan bahasa Brebes yang dalam bahasa Indonesia berarti dapat atau bisa.

“Buku ini merupakan insentif bagi Kabupaten Brebes untuk fokus pada pembangunan. Semangat ini tentu bisa kita tunjukkan, kita mampu”, ujar Urip Sihabudin, usai acara bedah buku dibuka.

Sedangkan buku “Brebes Teyeng” memuat 33 judul puitis. Masing-masing dari tiga sesepuh daerah, Dr. H. Maufur MPd, mantan wakil Walikota Tegal, yang kini menjadi rektor Universitas Slawi Bhamada. Beliau juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Pancasakti Tegal pada tahun 2004-2009.

Urip menyukai 3 rangkaian karya dengan awalan MAU = Maufur, Atmo Tan Sidik dan Uswadin Usman yang mengarang sajak-sajak Brebes yang menggambarkan religiositas.

Buku ini juga memuat sebelas puisi karya Dr. H. Uswadin Usman M.Pd, Wakil Ketua Ikatan Alumni Universitas Batavia (IKA UNJ), warga Untung, yang sebelumnya menerbitkan buku puisi berbahasa Brebes “Ngapak Kepenak Nemen” dan buku “17 Puisi NKN dalam 5 Bahasa yaitu Bahasa Brebes, Bahasa Sunda, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Redaktur : Muhamad Abduh

Baca juga : Berita Tegal