Festival Shuttlecock Desa Lawatan Jadi Potensi Wisata Unggulan – Panturapost.com | Tegal Info

Festival Shuttlecock Desa Lawatan Jadi Potensi Wisata Unggulan – Panturapost.com | Tegal Info

TEGAL – Para pemuda Desa Karang Taruna Lawatan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal kreatif mengemas potensi lokal di objek wisata. Shuttelcock menggelar festival pada Senin malam (29/8/2022) untuk mempromosikan produk lokal.

“Ini festival antar jemput yang luar biasa. Kegiatan ini berawal dari potensi atraksi wisata, masakan lokal buatan masyarakat bisa menjadi khas Tegal”, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Ahmad Uwes Qoroni.

Perlu diketahui, sebagian besar masyarakat di Desa Lexatan selalu menjadi perajin shuttle. Banyak dari produk mereka diambil oleh perusahaan antar-jemput terkenal.

Pada festival ini, pengunjung dididik dalam proses pembuatan shuttlecock dari awal. Tentu saja pemilihan bulu, pemotongan bulu, penjahitan sisir. Mereka menggunakan semua produk lokal.

“Meskipun dia bisa mendapatkan bahan dari luar karena keterbatasan sumber daya,” katanya.

Masih menurut Uwes, nantinya objek wisata atau atraksi tersebut akan menjadi tujuan utama kota di Desa Lawatan, yaitu edukasi dalam membuat angkutan.

“Ini adalah gerakan yang sangat unik dari bawahan Karang Taruna Desa Lexatan dan diharapkan akan selalu demikian. Maju cepat ke yang berikutnya. Karang Taruna nantinya bisa menjadi operator pariwisata, dan Dinas Pariwisata siap membantu mempromosikan destinasi ini melalui pintu gerbang kami,” kata Uwes.

Dalam festival ini, Pemerintah Desa juga bekerjasama dengan fungsi PKK dalam menyajikan masakan tradisional Tegal. Hidangan tersebut antara lain: rujak teplak, gemblong, awul-awul, klepon, nasi dawet dan lain-lain.

“Kegiatan tersendiri ini menjadi motivasi bagi warga kami di sekitar produk shuttle dengan perkembangan musim, produk ini tidak hanya bisa di sini. Tidak menutup kemungkinan daerah lain juga bisa menghasilkan kerang. Oleh karena itu, kita harus terus menggali potensi shuttlecock dan inovasi agar bisa tertinggal dengan daerah lain,” kata Kepala Desa Lawatan Sutarjo.

Editor: Irsyam Faiz

Baca juga : Berita Tegal