Inspektorat Kab Brebes Temukan Penyelewengan Keuangan Desa Hingga 500 Juta di Desa Pamedaran | Tegal Info

BREBES, Korantegal.com – Salah satu kepala desa di Kecamatan Keanggungan, Kabupaten Brebes akan diperiksa oleh inspektur Kabupaten Brebes. Hal ini menyusul laporan dari masyarakat tentang dugaan penyelewengan dana oleh Kepala Desa.

Auditor Inspektorat Kabupaten Brebes Adi Susanto, ST, CFrA didampingi Kasubbag Administrasi Umum Ade Edwin mengatakan, Senin (15/8/2022) berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan dalam laporan, ditemukan adanya dugaan Para Pihak. peruntukan anggaran keuangan desa, baik yang bersumber dari bantuan provinsi 2019, maupun Dana Desa (DD) pada tahun 2021.

Dimana dari hasil pemeriksaan diketahui terdapat kekurangan/penyimpangan dana sebesar Rp. 115 juta dari proyek kegiatan bronjong yang dibiayai oleh bantuan provinsi pada tahun 2019. Selain itu, lanjut Ade, pihaknya juga mengalami kekurangan anggaran sebesar Rp. 500.000.000 dari cara kegiatan pertanian, kegiatan desa berdiri dan lain-lain yang timbul dari Dana Desa (DD) tahun 2021.

“Jadi total penemuannya mencapai lebih dari 500 juta,” kata Ade.

Dia menambahkan bahwa, sehubungan dengan laporan itu, dia telah memanggil kepala partainya beberapa kali ke kastil. Kenyataannya, pihaknya juga membuat penemuan yang kemudian ditujukan ke desa Capitis. “Dan Pak Kuwu menandatangani resume yang direview oleh orang tersebut,” jelas Adi.

Lebih lanjut Adi menjelaskan, upaya penyidikan telah dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Brebes dalam jangka waktu 60 hari terhitung sejak 14 Juni 2022 agar temuan yang bersangkutan dapat dikembalikan. Tapi sampai sekarang mereka tidak bisa lagi menyentuhnya lagi.

Dan karena masa perjanjian telah lewat, kini negosiasi telah berpindah ke aparat penegak hukum (APH).

“Sesuai kesepakatan, jika sudah 60 hari tidak bertempat tinggal di Inspektorat, maka pengobatannya akan ditambahkan ke APH,” jelas Adi.

Baca juga : Berita Tegal