Khawatir Tak Terdata di Dinas, Petugas Taman Honorer di Tegal Mengadu ke DPRD – Panturapost.com | Tegal Info

Khawatir Tak Terdata di Dinas, Petugas Taman Honorer di Tegal Mengadu ke DPRD – Panturapost.com | Tegal Info

TEGAL- Khawatir tidak diakui, beberapa penjaga hortikultura yang bekerja di Lingkungan Operasi (DLH) mendatangi Wakil Presiden DPRD Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin, Selasa (30/8/2022).

Habib Ali meminta agar mereka diadili untuk dimasukkan dalam pendataan pegawai negeri sipil (ASN) nonstatus yang dilakukan DLH.

“Kami mengundang instansi terkait untuk audiensi dengan pengelola taman resmi. Intinya, mereka meminta untuk dimasukkan dalam pendataan yang saat ini sedang dilakukan,” kata Habib Ali, Selasa.

Diungkapkan Habib Ali dalam pertemuan tersebut, DLH mengatakan sebelumnya petugas taman sudah masuk ke Dinas Pertamanan.

Namun karena nomenklatur baru, kini diajukan ke Badan Lingkungan Hidup.

“Menurut DLH, tugas mereka bukan membersihkan tapi menanam. Jumlahnya 83 orang, baik lama maupun baru, kata Habib Ali.

Habib Ali mengatakan dari Badan tersebut, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) menyampaikan tujuan pengumpulan data non-ASN untuk menjabarkan formulir di daerah, bukan untuk penunjukan langsung PPPK.

Ada 3 posisi yang tidak masuk dalam pendataan karena akan di-outsource ke pihak ketiga dengan sistem outsourcing, yaitu staff, driver, dan security clearance.

“Selain itu, pegawai di BLUD seperti rumah sakit dan puskesmas juga tidak masuk pendataan. Karena mereka bukan profesional ASN,” kata Habib Ali.

Habib Ali berharap agar petugas pertamanan diikutsertakan dalam pendataan non-ASN. Karena konstitusi mereka juga bukan pembersihan polisi.

“Keputusan mereka juga bukan petugas kebersihan. Jadi saya minta mereka dimasukkan dalam pendataan non-ASN,” ujarnya.

Habib Ali menambahkan, dirinya dan para direktur tukang kebun bisa ikut serta dalam pemilihan PPPK. Pembacaan juga tidak boleh divariasikan.

Editor: Irsyam Faiz

Baca juga : Berita Tegal