Kinerja Impresif Ekonomi Jadi Kado Manis Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia | Tegal Info

Diterbitkan pada 20 Agustus.

SEMARANG – Dalam dua tahun terakhir, ketahanan ekonomi nasional telah diuji oleh dampak krisis global pandemi Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang mulai menyebar di Indonesia sejak awal tahun 2020.

Menyikapi permasalahan yang berdampak pada multisektor tersebut, Pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan, antara lain pembatasan mobilitas masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19, tetapi juga untuk mengurangi dampak terhadap kegiatan ekonomi.

Dalam berbagai kondisi tersebut, Pemerintah telah memberikan respon cepat untuk memulihkan perekonomian nasional, menyiapkan berbagai bauran kebijakan stimulus, sinergi dan kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga kesehatan dan kehidupan masyarakat.

Salah satu kebijakan tersebut adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mendukung rencana permodalan bagi UMKM, memberikan tambahan subsidi bunga 6% menjadi bunga KUR 0% pada tahun 2020 dan insentif tersebut akan berlanjut pada tahun 2021 dan 2022 sebesar 3%. Pemerintah juga meningkatkan pagu KUR setiap tahun hingga mencapai Rp373,17 triliun pada tahun 2022.

Penyaluran KUR ini dimanfaatkan oleh UMKM dari berbagai kalangan antara lain pengusaha baru, perempuan, buruh migran, kelompok tani dan nelayan, serta calon buruh migran.

Total outstanding KUR sejak 2015 hingga 31 Juli 2022 mencapai Rp530 triliun dan disalurkan kepada 36,56 juta debitur. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (NPL) KUR per 31 Mei 2022 masih tercatat di kisaran 1,03%.

Pemerintah juga telah memulai Program Kartu Prakerja untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan daya saing sumber daya manusia serta menjadi dukungan semi sosial di tengah pandemi.

Hingga gelombang ke-40 yang dibuka pada awal Agustus 2022, Program Kartu Prakerja telah mendaftarkan lebih dari 13 juta penerima manfaat di 514 wilayah/kota dengan nilai manfaat Rp3,55 juta per individu. Penerima manfaat terutama dari daerah pedesaan dan juga menargetkan berbagai lapisan masyarakat termasuk mantan pekerja migran, perempuan dan penyandang disabilitas.

Sebagai salah satu program government-to-people terbesar di dunia yang menggunakan teknologi digital end-to-end, Program Kartu Prakerja telah menciptakan ekosistemnya sendiri, yang telah mengadaptasi 1.011 program pelatihan aktif dari 179 lembaga pelatihan dan menerima evaluasi internasional dari berbagai negara. organisasi seperti Bank Dunia, ADB, UNDP, UNESCO, UNESCAP.

Dalam upaya mewujudkan cita-cita dan harapan untuk menjadi mandiri dan berdaulat dalam perekonomian, Pemerintah juga selalu berkomitmen untuk memperkuat penerimaan UMKM melalui berbagai bantuan pembiayaan seperti KUR, Usaha Produktif Mikro (BPUM), No. KUR Peduli Sumber Daya, dan Penjaminan Permodalan Kredit.

Pada 2022, anggaran PC-PEN telah dialokasikan Rp455,62 triliun, di mana Rp64,68 triliun dialokasikan untuk melanjutkan dukungan bagi UMKM dan korporasi.

Dengan jumlah pelaku UMKM tidak kurang dari 60 juta dan kontribusi terhadap PDB mencapai 60,51% dan penyerapan tenaga kerja hingga 96,9% dari total angkatan kerja nasional, UMKM berperan penting bagi perekonomian nasional dan menjadi salah satu tumpuan. perekonomian nasional, fondasi perekonomian bangsa yang kokoh dan terbukti memiliki ketahanan dalam menghadapi krisis apapun.

Dalam rangka mendongkrak kelas dan daya saing UMKM, Pemerintah melalui berbagai inisiatif dan kebijakan terus mendorong UMKM untuk beradaptasi dengan perangkat teknologi digital sehingga dapat memasarkan produknya melalui perangkat digital atau e-commerce. Hingga Mei 2022, persentase UMKM dalam database telah mencapai 63,7% dari total target digitalisasi UMKM sebesar 30 juta atau 29,8% dari total jumlah UMKM.

Selain itu, sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan, khususnya bagi masyarakat yang paling terdampak pandemi Covid-19, Pemerintah telah menyalurkan Bantuan Tunai Bagi Pedagang, Warung, dan Nelayan Desa (BT-PKLWN) untuk memperoleh tenaga, kelangsungan usaha, dan dorongan. . usaha mikro vital di daerah yang terkena dampak pandemi.

Program yang juga melibatkan TNI dan Polri tersebut disalurkan dalam bentuk bantuan tunai sebesar Rp 600.000,00 kepada 2,76 juta penerima, yang mendistribusikan 1 juta PKL-W dan 1,76 juta nelayan di 25 provinsi dan 212 kota/kabupaten. . .

Meski berbagai indikator ekonomi nasional menunjukkan tren pemulihan yang cukup baik, pada tahun 2022 dunia menghadapi tantangan kompleksitas multidimensi yaitu Cuaca Sempurna atau 5C yaitu Covid-19, Konflik, Perubahan Iklim, Harga Komoditas dan Biaya Hidup.

Krisis dan ketidakpastian global telah menyebabkan putusnya rantai pasokan global dan krisis pangan, energi dan ekonomi. IMF juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dari 3,6% menjadi 3,2% pada 2022 dan memproyeksikan inflasi yang lebih tinggi.

Pemerintah merespons krisis global dengan cepat dan melanjutkan upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional. Bauran kebijakan luar biasa yang ditempuh Pemerintah menghasilkan kinerja yang mengesankan dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,01% (yoy) pada triwulan I-2022 dan berlanjut pada triwulan II-2022 yang tercatat sebesar 5,44% (yoy).

Bahkan berdasarkan PDB harga konstan sebesar Rp2,924 triliun pada Triwulan II-2022, fakta ini bisa melampaui pra-pandemi.

“Hasil ekonomi kita luar biasa dan bisa mencapai 5,44%, lebih baik dari banyak negara lain. Kita bisa mencapai ini karena kita memperlakukan Covid-19 dengan cara yang berbeda dari negara lain,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2022 ditopang oleh pencapaian tertinggi di sektor produksi yang berasal dari sektor usaha pengangkutan dan perdagangan yang meningkat sebesar 21,27% (yoy).

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada ekspor barang dan jasa yang meningkat menjadi 19,74% (yoy) karena kenaikan harga komoditas dan penguatan kapasitas. Pencapaian tertinggi diraih oleh Indeks Harga Konsumen (PK-RT) sebesar 5,51% (yoy) yang mengindikasikan pulihnya harapan dan kekuatan pengadaan publik pascapandemi.

Peningkatan nilai ekspor telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, serta pencapaian surplus neraca perdagangan yang ditunjukkan. Pada triwulan I-2022, neraca perdagangan tercatat sebesar USD9,33 miliar dan pada triwulan II-2022 surplus mencatat surplus sebesar USD15,55 miliar, meningkat 148,01% (yoy).

Neraca perdagangan Indonesia terus surplus selama 27 bulan berturut-turut, rekor tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia pada April 2022 dengan nilai ekspor USD7,56 miliar.

Dengan surplus neraca perdagangan yang stabil, cadangan devisa yang tinggi dan rasio utang yang masih berada pada level yang aman, dapat diindikasikan bahwa sektor luar negeri Indonesia tumbuh dengan baik dan terkendali.

Selain indikator-indikator utama lainnya, mereka juga menunjukkan perbaikan yang signifikan seperti tingkat inflasi per Juli 2022 yang terjaga pada kisaran 4,94% atau relatif lebih rendah dibandingkan banyak negara lain, indeks Keyakinan Konsumen tetap berada di zona optimisme di 123,2 dan The Indeks Penjualan Riil (IPR) sebesar 204,9 atau meningkat 8,7% (yoy).

Iklim usaha juga menunjukkan harapan pemulihan yang semakin meningkat, sebagaimana ditunjukkan oleh Purchasing Managers’ Index (PMI) yang terus mencatatkan ekspansi di bulan Juli dengan pencapaian 51,3 poin. Menurut kredit perbankan, juga mengalami pertumbuhan mencapai 10,66% secara tahunan pada Juni 2022.

Fakta ini juga melampaui pencapaian kredit hingga tahun 2021 yang tumbuh sebesar 5,2%. Pertumbuhan kredit tersebut diikuti dengan rasio NPL yang terjaga pada kisaran 3,04% secara gross dan 0,85% secara neto. Perbaikan penyaluran kredit tersebut terutama ditopang oleh kredit yang menguntungkan yaitu kredit modal kerja dan kredit investasi, dan sebagian besar dari sektor keuangan.

Berhasil menangani pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, Pemerintah Indonesia juga mendapat apresiasi dari negara lain dan organisasi internasional. Diantaranya adalah pengakuan sistem pertanian yang kuat dan pangan dan swasembada beras melalui penggunaan teknologi beras yang inovatif oleh International Rice Research Institute.

PBB juga telah menjadikan salah satu negara selain Jerman, Denmark, Bangladesh, Barbados dan Senegal dalam Champions Group Crisis Response Group (GCRG), yang secara proaktif mengembangkan berbagai kebijakan global dan menavigasi krisis multidimensi, terutama menangani pangan, energi dan krisis keuangan.

Selain itu, sebagai Presidensi G20 tahun ini, Indonesia juga bertujuan untuk memimpin ekspektasi global dan mempercepat pemulihan ekonomi dan keuangan global pascapandemi serta mampu menghadirkan solusi nyata dan tindakan nyata untuk meningkatkan harapan hidup.

Kemudian, Indonesia juga terpilih kembali sebagai Ketua ASEAN 2023, sehingga di bawah kepemimpinannya, Indonesia juga diharapkan mampu mengatasi tantangan dan risiko dalam pemulihan ekonomi regional dan menciptakan ekonomi regional yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Pengejaran pertumbuhan ekonomi yang signifikan ini didukung dalam rencana pertama rakyat Pemerintah. Pemerintah menempatkan diri kepada masyarakat untuk mempertimbangkan bagaimana dampak yang akan dirasakan oleh masyarakat karena keputusan yang akan dibuat dan dilaksanakan, Airlangga, kata Menko.

Menyambut pentingnya HUT ke-77 Republik Indonesia dan melalui sinergi dan rasa hormat tanggung jawab serta kerjasama seluruh bangsa, diharapkan kehidupan dan penghidupan seluruh masyarakat serta ketahanan bangsa diharapkan. keberlanjutan dan keberlanjutan bahan bakar untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“Saya yakin bangsa ini dan kita semua memiliki kemampuan yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dengan keyakinan yang kuat, bersama-sama kita akan mampu membuat bangsa ini tumbuh lebih baik dalam pemenuhan kemerdekaan, untuk dikenal sebagai Indonesia yang maju dan sejahtera,” kata menteri penyelenggara Airlangga. (zul/rtc)

Baca juga:

  • Pindahkan 20 Prajurit Dari Sambo Control, IPW Chapter: Brimob Sampai Tidak Mau Bersaing.

  • Friendhsip Run Borobudur Marathon 2022, Ganjar Run Bersama Iron Man ke Werkudara.


Baca juga : Berita Tegal