Nang Tegal Ana Wong Ninggal Dibedhil Sirahé, Jaré Pelakuné Adiné Dhéwék – Panturapost.com | Tegal Info

Nang Tegal Ana Wong Ninggal Dibedhil Sirahé, Jaré Pelakuné Adiné Dhéwék – Panturapost.com | Tegal Info

ATAP – Wong lalang nang Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, cantare arané Casbari (38) meninggal dunia karena dibedhil daning adiné tëhek, dina Slasa (30/8/2022) bengi.

Keponakan korban, Sukroni (38), mengaku ditembak sekitar pukul sebelas pagi di rumah korban. Senajan seperti kuwé Sukroni mengakui bahwa dia tidak mengerti dengan jelas berapa usianya, bagaimana dia tidak menyukai semua orang. Termasuk pengadilan.

‘Tidak ada yang melihat bebek bernyanyi secara langsung. Korban Metu Seka Umah Njaluk Tulung Maring Tanggané Sing Nembé akhirnya menyelesaikan tahlil pitung dina karena kondisinya yang memprihatinkan. Dhéwéké mengatakan bahwa dia lahir dari Daning Adiné”, kata wartawan Sukroni Maring, Dina Rebo (31/8/2022).

Sukroni mengatakan, pihaknya langsung membawa korban ke Klinik Aisyah terdekat, Desa Pagiyanten, Kelurahan Adiwerna, untuk mendapatkan pertolongan pertama. Ia kemudian dilaporkan oleh RSI PKU Muhammadiyah, Adiwerna, Tegal. Korban dinyatakan meninggal di rumah sakit, menurut kantor Rebo.

“Rumah sakit tetap meninggalkan Miki untuk sementara,” kata Sukroni.

Sukroni mengungkapkan, ketika saatnya tiba, tangga sudah menunggu dan di samping rumah korban, semuanya kurus dan swara seperti langkan. “Tapi kamu tidak tahu apa itu kuwe swara,” kata Jaréné.

Sementara tersangka pelaku, Cantate Yakuwé, adalah korban, dia tidak tahu lebih banyak tentang Nandi Wayah Kedadenan. “Tidak ada yang tahu. Wektu kuwé nyong andtangané nembé untuk memahami yen adiné tika,” tutupnya.

Kepala Desa Pedeslohor, Sunardi, mengatakan anané kedadénan kuwé tepat nang RT 21, RW 5, Pedeslohor.

“Yén memberi tahu lingkungan, rumah korban kosong, dan dari waktu ke waktu kakak-kakak saya membawa saya pulang. Ketika saya kembali, saya tidak mendengar apa pun tentang tarian itu, tetapi saya mendengar pesan seperti Kiye. Mengapa kamu tidak menunggu? sampai diproses oleh pihak berwajib, kata Sunardi.

Kasatreskrim Polres Tegal AKP Vonny Farizki, dikonfirmasi wartawan, mengaku masih menyelidiki kehidupan ayah saya. “Dhéwék ésih ndami. Anggota sistem peradilan pidana juga terlibat dalam proses dan pengumpulan bukti,” kata Vonny.

Terungkap, korban Vonny mengalami luka tembak di bagian punggung, Neng Sirah. Senajan durung dingerténi lebih banyak dan jenis senjata. “Tuan Jateng masih menyelidiki senjata dan senjata tersebut,” kata Vonny.

Vonny menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam dan mengumpulkan bukti. “Saat itu dia dibantu, dikatakan siapa penulisnya, penulisnya. Kiye masih belajar” tutupnya.

Baca juga : Berita Tegal