Pemerintah Tak Kunjung Turun Tangan, Nelayan Tradisional akan Gotong-royong Normalisasi Sungai Kalibacin – Panturapost.com | Tegal Info

Pemerintah Tak Kunjung Turun Tangan, Nelayan Tradisional akan Gotong-royong Normalisasi Sungai Kalibacin – Panturapost.com | Tegal Info

ATAP – Karena kurangnya perhatian pemerintah, sejumlah nelayan tradisional di Desa Tegalsari, Tegal, Kota Tegal Barat, menyatakan mendukung berkendara ke Sungai Balibacin.

Seperti diketahui, sedimentasi Sungai Kalibacin cukup deras dan menyulitkan rakit-rakit nelayan yang berukuran di bawah 5 gross tonnage (GT) untuk masuk dan keluar.

Direktur Himpunan Nelayan Jawa Tengah (HNSI) Riswanto mengatakan karena belum ada kepastian, para nelayan secara sukarela menyatakan siap bekerjasama secara mandiri. Tentu saja, dari menyewa alat berat hingga menekan. Mengingat sungai Kalibacin adalah satu-satunya pendekatan untuk menggantungkan hidupnya.

“Kami hidup dari laut. Kalau nanti aksesnya terbatas dan sulit digunakan, bagaimana nasib mereka”, kata Riswanto, Rabu (31/8/2022).

Riswanto mengungkapkan rencana gotong royong usai pertemuan perwakilan nelayan Desa Kalibacin, Gang Etong, Jalan Layang, Desa Tegalsari.

“Beberapa hari sebelum kantor KUD Karya Mina saya didatangi oleh wakil nelayan,” kata Riswanto.

Riswanto mengatakan, kedatangan para nelayan tersebut awalnya meminta solusi terkait penataan sungai liar Kalibacin yang sudah beberapa kali dibahas dan dikaji ulang oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada awal tahun 2020.

“Sebelumnya nelayan saya menghubungi salah satu ASN di DPUPR Tegal, untuk melaporkan kelanjutan rencana dan skema pengelolaan untuk melanjutkan organisasi pada 2022,” kata Riswanto.

Dari pembahasan tersebut diketahui bahwa upaya normalisasi dan konstruksi gelombang laut diusulkan oleh DPUPR Kota Tegal dengan anggaran sekitar Rp. 35 miliar oleh DPU Provinsi Jawa Tengah. “Namun saat ini DPUPR masih menunggu konfirmasi dari provinsi tentang kota Tegal,” kata Riswanto.

Editor: Muhammad Abduh

Baca juga : Berita Tegal