Pria di Tegal Tega Mencabuli Anak Tiri Berulang Kali Saat Rumah Sepi | Tegal Info

SLAWI, radartegalonline – Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal menangkap K (40), warga sebuah desa di Kabupaten Tegal. Dia dilaporkan ke polisi setelah pelecehan emosional terhadap anak tirinya seharusnya dicari.

Dia juga tidak berulang kali menyerang anak tirinya terhadap korban, saat rumah sedang sepi. Peristiwa itu terungkap setelah korban mengadukan perbuatannya kepada ibu pelaku.

Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun dalam jumpa pers kemarin mengatakan, kasus itu terungkap setelah korban mengadu ke ibunya. Korban yang berusia 14 tahun mengadukan dirinya menjadi korban penyerangan ayah tirinya.

“Awalnya, ibu korban mendapatkan apa yang dilakukan ayah tirinya itu merupakan perbuatan cabul,” ujarnya.

Mendengar pengakuan tersebut, kata Kapolsek, ibu korban dan saksi lainnya kemudian membenarkannya kepada penulis. Untuk kemudian terdakwa mengakui perbuatannya.

“Ibu korban dan saksi lain yang menyatakan ini penulis. mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Akhirnya, kata Kapolres, pelaku mengakui perbuatannya. Dia mengaku berhubungan seks dengan korban pada 14 Februari 2023 saat berada di rumah.

“Setelah itu, ibu korban melaporkan hal tersebut ke polisi,” kata Kapolsek.

Mendapat laporan tersebut, lanjut Kapolres, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan pelaku akhirnya ditangkap. Belakangan, dari hasil penyelidikan terungkap bahwa pelaku sudah berkali-kali mencabuli putri tirinya.

“Saya menduga dia tinggal serumah dengan korban sampai sekarang. Pelaku akhirnya mengaku telah berulang kali melakukan pencabulan terhadap korban,” kata Sajarod.

Dari perbuatannya, penulis mengancam pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman 16 tahun penjara.

Dalam hal ini, para guru memperoleh beberapa bukti. Antara lain pakaian korban dan dokumen lainnya.

Kasus Ayah Menganiaya Anak Tiri Juga Terjadi di Brebes

Sementara itu, kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Brebes. Seorang pria berinisial TB (45) juga tega melakukan pelecehan seksual terhadap anak tirinya yang sudah berusia 14 tahun beberapa tahun lalu.

Kejahatan tersebut dilakukan pada saat istri tidak ada di rumah atau sedang tidur. Untuk menutupi perbuatannya, pelaku mengancam korban untuk tidak menceritakan perbuatannya.

Kapolsek Bantarkawung Iptu Ahmad Suudi mengatakan, pihaknya telah melacak pelaku dari rombongannya dan memeriksa sejumlah saksi. Selain itu, mereka juga menerbitkan banyak kesaksian.

“Kami telah dikejar oleh banyak penjahat dan saksi.” Beberapa saksi juga sudah kami periksa,” jelasnya.

Menurut Kapolsek, pelaku yang menganiaya hati putri tirinya itu kini sudah ditangani Polres Brebes.

Kasusnya sendiri mulai terbuka, ketika korban dibawa ke tetangga yang tidak tahan dengan perlakuan tersebut. Pengaduan surat kabar tersebut belakangan sampai ke Polsek Bantarkawung. ***

Baca juga : Berita Tegal